Iklan

Inilah Foto Pelaku Bom Boston

Inilah Foto Pelaku Bom Boston

Inilah Foto Pelaku Bom Boston - Sejumlah media lokal di Boston mendapat informasi dari sumber terpercaya bahwa satu tersangka bom panci maraton Boston tertangkap. Namun belum ada pejabat yang mengkonfirmasi kabar ini. Boston.com dan Bostonglobe.com menulis satu orang tersangka ditangkap petugas kepolisian. Media lainnya ada yang mengabarkan Pelaku Bom Boston itu tewas. Sementara satu lagi lolos saat terjadi baku tembak di Watertown.
Seorang polisi dikabarkan jadi korban saat baku tembak dengan pelaku Bom Boston. Saat ini, ratusan polisi berjaga di kawasan Cambridge dan Watertown. Juru bicara kepolisian Massachusetts David Procopio mengatakan, aksi penyerangan di kampus MIT dan Watertown berkaitan. Namun apakah ada kaitan dua insiden itu dengan pengeboman di acara maraton belum dipastikan. Spekulasi soal penangkapan pelaku memang sudah beredar sejak foto-foto Pelaku Bom Boston kedua tersangka dirilis. Di situs jejaring sosial twitter, banyak rumor beredar, mulai dari penangkapan pelaku hingga aksi kejar-kejaran yang mengiringinya. Namun belum ada pejabat berwenang yang memberi konfirmasi. Ayah dua bersaudara asal Chechnya yang diduga menjadi pelaku pengeboman Maraton Boston mengaku kedua putranya itu tidak bersalah atas kejahatan apapun, seperti dikutip kantor berita Interfax, Jumat. "Menurut saya, kedua anak saya dijebak oleh dinas rahasia karena mereka beragama Islam," kata Anzor Tsarnaev, kepada kantor berita Interfax di Makhachkala, sebuah kota di Kaukasus Utara Rusia. Anzor Tsarnaev adalah ayah dari Tamerlan Tsarnaev (26), yang ditembak mati oleh polisi di Boston, serta adiknya yang berusia 19 tahun, Dzhokar, yang masih buron, tulis Interfax. "Mengapa mereka membunuh Tamerlan? Bukankah seharusnya mereka menangkapnya hidup-hidup," kata Anzor. Anzor mengatakan Dzhokar saat ini sedang berada di persembunyian. Berdasarkan keterangan sang ayah, Dzhokar merupakan seorang mahasiswa kedokteran. "Kami sedang menunggunya pulang ke Rusia untuk masa liburan, sekarang saya tidak tahu lagi apa yang akan terjadi," katanya. NBC News melaporkan bahwa Tsarnaev bersaudara yang telah menetap secara sah di AS selama beberapa tahun terakhir itu diyakini bertanggung jawab atas serangan maut pada Senin di garis finis lomba Maraton Boston yang terkenal itu. Kepolisian Boston mengimbau 900.000 orang yang bermukim di kota itu untuk tidak keluar rumah setelah drama pengejaran terhadap Dzhokar digelar pasca-tertembaknya Tamerlan. Polisi dengan senapan dilaporkan membanjiri jalanan Boston dan helikopter pencari meronda udara. Sirene meraung di seluruh kota, sementara regu bom menggeledah rumah demi rumah.

Sumber : Itnet Padang | Tv Teropongku | Dunia Online Indonesia | Grbloggers | Sini Dong | Dhio89

0 komentar:

Posting Komentar